"Manasu Moraka" adalah salam sapa khas orang Toraja. Salam sapa dalam bahasa toraja ini memiliki arti yang sangat dalam dikarenakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat toraja pada umumnya ungkapan sapa ini sering di lontarkan jika sedang berpapasan dengan saudara, kerabat, dan tetangga maupun sahabat. Arti penting dari ungkapan "manasu moraka" ialah menanyakan tentang masih adakah sukacita dimana ketika orang yang diberi sapaan membalas dengan jawaban "Manasumo" atau "talendu opa". Sangat khas sekali, karena arti yang dalam melalui ungkapan "manasumo dan Talendu opa" menggambarkan jika masih ada sesuatu yang bisa dimasak untuk dimakan dalam suatu keluarga menandakan bahwa masih ada sukacita dan kita masih bisa menikmati melalui makanan. Sebaliknya jika jawaban yang muncul adalah "tae pa namerambu te' dapo atau marengko opa" dan masih banyak lagi ungkapan lain yang memiliki arti yang sama, menggambarkan bahwa kondisi saat itu tidak ada sesuatu yang dapat masak atau dapat diartikan belum ada suka cita.
Ungkapan "Manasu Moraka" adalah sepenggal kalimat yang memiliki arti yang sangat mendalam dari budaya bahasa Toraja. oleh karena itu bahasa daerah merupakan salah satu hal yang sangat penting dikembangkan dan dibudayakan untuk tetap menjaga makna dari sebuah ungkapan dalam bahasa toraja. Hal ini penting karena pengaruh budaya bahasa yang begitu cepat yang kurang baik dan sopan merupakan salah satu faktor pendukung hilangnya budaya bahasa daerah terutama untuk kalangan remaja dan pemuda sekarang ini.
Mari Kita budayakan Bahasa daerah Kita bahasa Toraja (Tondok Loppongan Bulan, Tana Matarri Allo) dengan cara yang baik, benar dan Sopan agar menjadi Nilai tambah untuk kemajuan budaya kita yang luar biasa.
Padamoto, salama Melo lako Kita sola Nasang.
"saran dan masukan sangat penulis harapkan untuk perbaikan dan penyempurnaan dari keselurusan isi tulisan yang telah dipublikasikan"