Pada mulanya adalah Firman. Firman itu bersama-sama dengan Tuhan dan Dia sendiri adalah Tuhan. Sejak semula Firman itu bersama-sama dengan Tuhan. Dan dengan Firman itu, Tuhan menciptakan segalanya.Tanpa Firman itu, tak ada sesuatupun yang telah diciptakan.
Segala sesuatu yang telah diciptakan menerima kehidupannya dari Dia, dan hidup-Nya memberi terang kepada setiap orang. Terang itu terus bersinar dalam kegelapan, dan kegelapan tak pernah sanggup memadamkannya. Firman itu ada didalam dunia, namun tak seorangpun mengenal Dia, padahala Tuhan telah menciptakan dunia ini dengan Firman-Nya.
Dia datang kepada milik-nya yaitu : orang-orang di dunia ini, namun bangsa-bangsanya sendiri telah menolaknya. Tetapi ada orang yang menerima Dia dan percaya kepada-Nya. Mereka itu diberi Hak untuk menjadi anak-anak Tuhan. Mereka bukanlah anak-anak Tuhan secara alami atau karena hasrat hati manusia. Tuhan sendirilah yang menjadikan mereka anak-anak-Nya.
Firman itu telah menjadi manusia biasa dan hidup dibumi bersama kita. Kita telah melihat kemulian-Nya yang sejati, kemuliaan yang dimiliki oleh putra tunggal Bapa. Mulai dari Dia suluruh berkat anugerah dan kebenaran telah dikaruniakan-Nya kepada kita. Karena jati diri sang Putera, kita telah menerima berkat demi berkat dari Dia. Yesus Kirstus telah memberi kita segala kebaikan dan kebenaran-Nya yang mulia. Tak seorangpun pernah melihat Tuhan. Tetapi Sang Putera Tunggal itu, yang memang benar-benar Tuhan dan paling akrab dengan sang Bapa, telah menunjukkan kepada kita seperti apakah Bapa itu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar